IHSG BEI turun 1,91 poin

19 May 2017

IHSG melemah pada perdagangan sesi awal akhir pekan | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Surabaya

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan sebagian pelaku pasar yang melakukan aksi ambil untung dengan memanfaatkan penguatan IHSG pada hari sebelumnya menjadi salah satu faktor yang menahan laju IHSG.

“Diharapkan IHSG dapat kembali menguat seiring dengan fundamental ekonomi yang positif,” katanya.

Sementara itu, di tingkat regional, indeks bursa Nikkei turun 41,96 poin (0,21 persen) ke 19.511,91; indeks Hang Seng menguat 22,80 poin (0,09 persen) ke 25.159,32; dan Straits Times melemah 1,98 poin (0,06 persen) posisi 3.219,72.

Pasar masih menantikan kenaikan peringkat utang Indonesia dari lembaga pemeringkatan S&P yang hingga saat ini masih juga belum diperoleh,” katanya.

Kendati demikian, ia mengatakan, keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan “BI 7-day Reverse Repo Rate” (BI 7-day RR Rate) tetap 4,75 persen terbilang cukup positif dan diharapkan dapat menjaga harapan pasar pada fundamental ekonomi nasional.

“Keputusan tersebut konsisten dengan upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan, dengan mengutamakan momentum pemulihan ekonomi domestik dan global,” katanya.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 0,48 poin (0,05 persen) menjadi 940,96 poin.

Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan IHSG melemah pada perdagangan sesi awal akhir pekan antara lain karena pasar mengkhawatirkan peringkat investasi Indonesia menurut S&P.

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI) turun 1,91 poin atau 0,03 persen menjadi 5.643,53 poin pada awal perdagangan Jumat, di tengah antisipasi pasar terhadap keputusan Standard & Poor’s (S&P) mengenai peringkat Indonesia.

 

IHSG Kembali Terkoreksi Tipis ke Level 5.643,54 | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Surabaya

 

Adapun, data ekonomi yang dirilis diantaranya data initial claims pekan lalu yang menunjukkan penurunan tenaga kerja yang mengajukan klaim menjadi 232.000 dari 236.000, serta lebih baik dari estimasi 240.000.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 melemah 0,19% atau 0,95 poin ke 494,91 pada pukul 09.07 WIB, setelah dibuka turun tipis 0,06% atau 0,32 poin di posisi 495,55.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau lanjut melemah 0,43% atau 58 poin ke Rp13.414 per dolar AS pada pukul 09.07 WIB, setelah kemarin ditutup melemah 32 poin di Rp13.356 per dolar AS.

Sementara itu, indeks di bursa Wall Street ditutup rebound setelah sehari sebelumnya mengalami koreksi yang cukup signifikan. Rebound indeks dipicu oleh sentimen positif dari data ekonomi yang bagus serta adanya langkah untuk melonggarkan aturan internet.

Namun, pasar juga masih mencermati perkembangan kondisi politik di Washington. Pasar sedikit lega karena akan ada penyelidikan campur tangan Rusia di pemilu AS tahun lalu serta potensi adanya kolusi antara kampanye Trump dan Rusia. Diharapkan, jika sudah terjadi penyelidikan maka akan mengakhiri ketidakpastian pasar.

Di bursa regional, indeks FTSE Straits Time Singapura pagi ini turun tipis 0,04%, indeks FTSE KLCI Malaysia menguat 0,19%, sedangkan indeks PSEi Filipina naik tipis 0,09%. IHSG diperkirakan bergerak beragam pada perdagangan hari ini.

“IHSG bergerak pada kisaran level 5.610— 5.680,” kata Analis Waterfront Securities Indonesia Octavianus Marbun dalam risetnya.

Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor finansial (-0,54%) dan konsumer (-0,29%). Adapun lima sektor lainnya bergerak positif dipimpin oleh infrastruktur yang menguat 0,67%.

IHSG hari ini dibuka turun tipis 0,03% atau 1,91 poin di level 5.643,54 dan melandai 0,07% atau 4,13 poin ke level 5.641,32 pada pukul 09.06 WIB.

Pada perdagangan Kamis (18/5/2017), IHSG ditutup rebound 0,53% atau 29,96 poin di level 5.645,45, mengakhiri dua hari pelemahan berturut-turut sebelumnya. Sebanyak 21 saham bergerak menguat, 7 saham bergerak melemah, dan 519 saham stagnan dari 547 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada awaal perdagangan hari ini, Jumat (19/5/2017), setelah berhasil mencetak rebound pada sesi perdagangan sebelumnya.

 

“Rebound”, IHSG Naik Signifikan 22,12 Poin di Jeda Siang | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Surabaya

 

Di semua papan perdagangan, aksi beli bersih investor asing mendorong penguatan IHSG, yakni mencapai Rp 16,56 miliar,

Namun di pasar reguler justru aksi jual bersih investor asing yang marak terjadi, yakni mencapai Rp 43,27 miliar.

Rupiah tampaknya masih tertekan atas dollar AS. Dari pantauan pasar spot Bloomberg, rupiah melemah 41 poin di level 13.397 per dollar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup di posisi 13.355,50 per dollar AS.

Hanya ada satu sektor yang melemah yakni sektor perdagangan yang ditutup turun tipis 0,03 persen di jeda siang.

Dari data RTI, sebanyak 168 saham ditutup menguat, 122 saham ditutup turun dan 105 saham ditutup pada posisi tetap.

IHSG naik 22,12 poin atau naik 0,39 persen ke level 5.667,57 dari level penutupan hari sebelumnya, setelah sebelumnya sempat terpuruk ke level terendah di 5.630,07.

Naiknya sektor infrastruktur dan properti, masing-masing naik 1,13 persen dan 1,07 persen mendoring IHSG menguat. Juga, sebanyak sembilan sektor menyokong penguatan IHSG.

Mengekor Wall Street, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga alami rebound pada jeda siang perdagangan saham jelang akhir pekan, Jumat (19/5/2017) pukul 11.30 WIB.

 

 PT Kontak Perkasa Futures


TAGS PT Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa Kontak Perkasa Futures Saham


-

PT Kontak Perkasa Futures


Follow Me